Cerita Belajar Rutin Lari - Ikutan Marathon 5K Untuk Pertama Kali

Cerita Belajar Rutin Lari - Ikutan Marathon 5K Untuk Pertama Kali

Dari sekian banyak cerita di blog ini, mungkin ini adalah cerita pertama tentang olahraga.. yak.. ajaib, karena memang saya sendiri termasuk kedalam golongan orang-orang yang malas berolahraga dan lebih memilih melototin layar komputer sampai berjam-jam.. hehe..


Cerita kali ini mungkin agak sedikit terpicu karena "kok kayanya geregetan banget ya" setelah rutin lari terus nyoba ikutan event marathon untuk pertama kali, vibes-nya mungkin seperti setelah berminggu-minggu kerja, terus besoknya cair gajian. 🀣 atau mungkin seperti setelah angsuran bertahun-tahun, besok adalah angsuran terakhir,,, 😁 intinya seperti ada sesuatu yg selama ini belum terlampiaskan, terus akhirnya bisa meledak.. πŸ˜‚


Flashback, beberapa tahun yang lalu, salah satu rekan kerja dikantor sering banget ngajakin untuk ikutan lari mengelilingi pabrik setelah jam kerja, tentunya sebagai pria yang memahami bahwa berlari itu capek, saya menolak waktu itu, hingga beberapa kali "digoda" akhirnya dicoba dengan alakadarnya, tidak ganti celana training ataupun sepatu lari pada umumnya, malah saya pakai sepatu yang agak sedikit koboy waktu itu, karena cuma itu yang ada dikolong meja, kurang lebih penampakannya seperti ini :


src : gambar dari mbah google
Bukan merk kicker apalagi buatan prancis ya, saya lupa merk nya apa, yang pasti sepatu buatan lokal, kurang lebih mirip-mirip gini tp versi low budget 🀣


waktu itu setelah nyoba beberapa kali, hanya sanggup mengelilingi pabrik 2kali putaran, mungkin kurang lebih sekitar 2,6 km, itupun dengan sebagian besar jalan, setelah beberapa saat kegiatan lari ini akhirnya ditinggalkan karena kesibukan masing-masing ditempat kerja.


fyi : rekan kerja yang mengajak berolahraga tsb. sekarang sudah tiada, semoga jadi amal jariyah karena telah mengajarkan hal positif ke saya dan ke orang-orang sekitar.. aamiin



after time skip beberapa tahun...

Mungkin di sekitar 5 Bulan kemarin, hasil medical check up tahunan dibagikan ke seluruh karyawan tidak terkecuali saya dan.. jeng jeng jeng... lembaran hasil medical check up tahun ini mulai bertabur bintang ✨⭐✨⭐✨⭐✨ hahaha...




Bagi yang belum tahu, biasanya ada banyak point-point yang akan dicek pada proses medical check up, setiap point memiliki batas atas dan bawah yang perlu diperhatikan, dibanyak point, alhamdulillah berada ditengah-tengah, tapi dibeberapa point ternyata sudah melebihi batas atas dan patut diwaspadai. Agak was-was juga ya ternyata diusia meginjak awal kepala tiga ini, banyak tanda-tanda kejompoan mulai nampak dan mulai jadi negative thinking. haha..


Perlahan namun tidak pasti dan tidak konsisten, yang penting mencoba dulu ya kan,,, 🀣🀣yang pertama saya coba perbaiki adalah memperbaiki asupan makanan, karena ini yang mungkin bisa saya tekan dulu diawal-awal, mulai dari mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula dan karbohidrat, beberapa bulan dijalankan berat badan perlahan turun, dari yang semula 65kg, sekarang stabil diangka 60kg.



Berlanjut dengan langkah berikutnya adalah dengan berolahraga. Ada banyak pilihan dalam berolahraga sebenarnya, terlebih banyak olahraga yang sifatnya bisa dikombinasikan dengan permainan, sepeti futsal, bulu tangkis, volly dan lain sebagainya, tapi tentunya olahraga ini butuh partner untuk dapat melakukannya, tapi sepertiya belum bisa menggoyahkan kemalasan ini... hehehe.. 


Bak gayung bersambut, salah satu rekan kerja mengajak untuk mulai berolahraga, karena ybs. juga ada catatan khusus dihasil MCU tahunannya, waktu itu olahraga yang dipilih adalah lari, tentunya lari mengitari lingkungan pabrik sehabis jam kerja, karena ini yang paling memungkinkan dilakukan pada waktu itu.


Dihari pertama lari tentunya badan sangat tidak nyaman, selain pegal-pegal dan linu, rasanya semua sendi yang ada dibadan serasa mau lepas, padahal waktu itu lari hanya 1 putaran dengan banyak berjalan.. hahaha.. Mungkin masih masa pengenalan juga kali ya, tapi tentunya tidak mematahkan semangat untuk lari dihari berikutnya.


Minggu-minggu berikutnya badan sudah mulai bisa mengesuaikan dan mungkin agak sedikit merasa "kehilangan" jika jadwal yang seharusnya lari, tapi tidak bisa dilakukan karena terkendala cuaca atau pekerjaan. Jadwal lari yang sebisa mungkin dirutinkan adalah setiap hari selasa dan kamis atau akan sedikit digeser harinya jika ada keperluan tertentu.


Kegiatan lari tersebut coba terus dirutinkan walaupun sesekali terkendala, hingga suatu saat salah satu rekan kerja mengajak untuk mengikuti event marathon tidak jauh dari lokasi kerja yang diadakan oleh suatu perusahaan untuk memeriahkan acara ulang tahun perusahaannnya yang sudah menginjak usia 30Tahun, yaitu PT. Cikarang Listrindo Tbk. (kode emitennya POWR.. wkwkwk.. kali aja ada yang mau pantau di bursa efek πŸ˜‚ ).


Meningat event lari yang akan diikuti adalah kategori 5km, dibulan-bulan tersebut akhirnya berusaha untuk meningkatkan jarak lari, yang biasanya 2 kali putaran setara kurang lebih 2,6 km mencoba untuk ditingkatkan ke 4 kali putaran, hasilnya tentu saja.. engap.. haha..



Dengan semangat melakukan pendaftaran ditengah target peningkatan frekuensi putaran dalam berlari, akhirnya ditanggal 20 November 2023, perlengkapan seperti kaos dan nomor dada diterima oleh saya dan beberapa rekan-rekan. 

Target saya untuk event marathon ini hanya ada 2 : 
  1.  Start dalam keadaan Sehat
  2.  Finish juga dalam keadaan sehat πŸ˜‚ mau seberapa lamapun.. hehe..
karena dari hasil tracking lari sebelumnya, waktu terbaik saya hanya berada disekitar 43 - 45 menit, dengan nafas yang super berantakan.. 🀣 


Hari H tiba

dengan semangat setelah subuh'an, bersiap berangkat menuju lokasi centrak park meikarta dengan mengenakan T-Shirt berlogo endorse perusahaan penyelenggara. Sesampainya dilokasi, masuk area parkir motor dan menuju venue acara.


Sebelum dimulai acara lari marathon, sebagai pemanasan, ada acara semacam senam/zumba dahulu namun saya tidak banyak mengikuti gerakan karena keburu kebelet ke toilet, karena cuaca saat itu lumayan dingin setelah semalam diguyur hujan, jadi saya hanya menyempatkan diri untuk pemanasan dan peregangan sederhana seperti yang biasa saya lakukan rutin.


Pemanasan dan peregangan selesai, peserta lari marathon diarahkan menuju titik start, saya perkirakan lebih dari 500 orang yang mengikuti acara kali ini. Di gapura start, sebelum dimulai, ada beberapa informasi terkait dengan rute dan check point, termasuk lokasi petugas medis yang disediakan jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

sesaat sebelum event marathon dimulai. Dengan khas event marathon dibuka, sebuah party popper meletus tanda bahwa event dimulai

Sebelum event dimulai, sudah berjanji dalam diri jangan sampai terpengaruh untuk segera sampai finish, karena jika hal tersebut terjadi sudah pasti akan meningkatkan kecepatan dalam berlari yang pada akhirnya nafas akan berantakan dan kunang-kunang 🀣🀣🀣

Event dimulai, dan mulai mengatur nafas dilangkah awal, ternyata ini bukan perkara mudah, karena kondisi marathon itu sangat berbeda dengan lari biasa dipabrik, beberapa hal yang mungkin saya bisa gambarkan seperti berikut :

  • Kondisi setelah start : karena berdesakan, ini cukup lumayan mengganggu untuk saya yang masih sangat awam dalam marathon, karena kehilangan kontrol penuh terhadap badan yang disebabkan oleh gesekan/sedikit benturan dengan peserta lain dan harus mengurangi kecepatan normal.
  • Kondisi setelah berdesakan : setelah jarak antar peserta agak sedikit merenggang, saya mulai berusaha menata nafas, karena saya yakin sekali ini kunci saya untuk sampai finish dalam keadaan sehat 🀣, namun ritme saya dalam berlari pasti tidaklah sama dengan peserta lain, berusaha untuk tidak terintimidasi oleh peserta lain yang lebih cepat, tapi ternyata saya malah jadi penghalang bagi mereka yang dibelakang saya. Ya ampyun.. mereka menyalip saya dengan santainya.. πŸ˜‚πŸ˜‚ dan membuat saya tidak enak hati jika harus menghalangi mereka dan saya merasa sangat terlihat jompo dengan kecepatan lari tersebut 🀣🀣, akhirnya saya dengan terpaksa menambah kecepatan supaya ada jarak dengan yang dibelakang.
  • Kondisi setelah menaikkan kecepatan : daaan, sudah kuduga setelah menaikkan kecepatan, alhasil nafas mulai memburu.. 🀣🀣🀣 tanda bahwa fisik mulai hah heh hoh,,, Walhasil, kurang lebih belum sampai 1,5 km, untuk menghindari bintang dilangit alias kunang-kunang, mulailah menurunkan kecepatan untuk sedikit berjalan cepat.. hahaha... πŸ˜‚πŸ˜‚
  • Kondisi setelah jalan cepat : mulai mengatur nafas kembali supaya bisa memulai lari, hingga akhirnya beremu titik pengambilan air minum, tanpa bak bik buk.. minum sejenak, lanjut memulai lari dengan tekad yang sama.. ATUR NAFAS BROOOO... 🀣🀣🀣
  • Kondisi setelah atur nafas stabil : titik paramedis terlewat, alhamdulillah saya bukan termasuk peserta yang perlu tabung oksigen 😁 namun memang dengan kondisi pengaturan nafas yang baikpun, saya tetap harus beberapa kali menurunkan kecepatan untuk berjalan cepat, engap brooh.. πŸ˜–πŸ˜–
  • Pola : pola pada saat latihan rutin saya terapkan, lari - jalan cepat - lari - jalan cepat, hingga beberapa kali dan akhirnya 2 putaran sudah terlewati dan menuju titik finish.

Kurang lebih kalau divisualisasikan seperti berikut :


gambar hasil dokumentasi pribadi, dari aplikasi tracker

Untuk start dan finish berada di point merah nomor 1. Setelah start mengikuti track yang ada, kita akan menemukan point nomor 2, yaitu tempat minum yang disediakan dalam botol kecil ukuran sekitar 400ml, pada titik berikutnya yaitu nomor 3 ada paramedis (lokasi estimasi, saya agak lupa lokasi pasnya).

Lanjut titik berikutnya adalah check point nomor 4, terdapat operator yang merekam aktifitas lari kita menggunakan sejenis polisi tidur yang terkoneksi dengan perangkat sebesar koper dan chip yang terpasang pada nomor dada, tidak jauh titik tersebut juga, yaitu nomor 5, ada titik ambil air minum kembali.

Dari titik pengambilan air minum nomor 5, disini ada beberapa petugas yang akan memberikan sejenis pita yang perlu dikalungkan sebagai penanda bahwa kita baru saja melewati titik 1 putaran dari jumlah 2 putaran yang ada.

Lanjut melakukan putaran berikutnya, hingga kita menemukan titik lokasi pengambilan air minum nomor 5 kembali, kita akan diarahkan ke track lokasi finish sebagai penanda bahwa marathon sudah diselesaikan.

Akhirnya

Finish terselesaikan, seketika ingat adegan animasi ipin upin ketika ipin upin tidak percaya bahwa ikhsan juga bisa mendapatkan medali padahal finish terakhir 🀣🀣






untung sudah menonton lengkap episode ipin upin : "medal larian", jadi saya tidak perlu malu untuk mengambil medali setelah finish.. hahaha, karena memang event marathon 5K yang saya ikuti juga demikian, semua peserta akan mendapatkan medali, yang penting finish 😁😁


hasil tracking via aplikasi di handphone


finish dalam waktu 46menit 18 detik (fyi : dari hasil tracker, total jarak tempuh ternyata 5.6km.. haha, wajar ya lebih dari 45 menit πŸ˜‚πŸ˜‚)

saya bersama rekan-rekan, diantara ber 7.. saya finish yang paling terakhir,,,
jadi inget adegan ipin upin lagi.. yang ternyata setelah ikhsan finish terkahir, adalagi yang lebih terakhir... yaitu jarjit.. 🀣🀣🀣🀣






mudah-mudahan bisa ikut event marathon terdekat berikutnya, bukan karena medalinya, tapi karena kenangan yang dibawa oleh medalinya 😍😍😍

Cerita Beli Komputer Rakitan Yang Sesuai Kebutuhan

Cerita Beli Komputer Rakitan Yang Sesuai Kebutuhan

Masih berlanjut cerita dari pengalaman sebelumnya mengenai dunia per listrikan, dan kali ini mau berbagi pengalaman terkait dengan kecintaan saya sekaligus sambil mengisi waktu senderan malem-malem.



Sebagai prolog cerita kali ini, sedikit mengingat alasan kenapa saya membeli komputer desktop ini adalah karena ini adalah salah satu dari sekian banyak keinginan saya yang sengaja tidak segera direalisasikan karena belum menjadi sebuah kebutuhan.


Baik dikonten sharing video, gambar, teks seperti di blog ini, hampir diatas 90% semua berbau teknologi komputer, khususnya dalam hal software. Hal tersebut sejalan dengan latar belakang saya yang ketika diawal masuk kuliah merasa salah jurusan, tapi ternyata setelah didalami, saya sangat berkeyakinan suatu saat saya akan berpenghasilan dari sesuatu yang bersinggungan langsung dengan komputer.


Komputer pertama saya berbentuk laptop, bermerk Asus seri K42F dengan ram 1gb, hdd 320gb, CD ROM, intel core i3 gen-nya saya lupa berapa, mungkin sekitar 2 atau 3. Laptop ini dibeli ditahun 2010 diharga sekita 4.8 juta rupiah, sebagai persiapan saya masuk kuliah waktu itu yang bertepatan juga dengan kontrak tahun kedua disebuah perusahaan otomotif di kota karawang, kawasan industri kiic.


Yang artinya, laptop ini sudah menemani saya selama kurang lebih 14 tahun dalam dunia per-ngodingan duniawi dan usaha kecil-kecilan saya. Kerusakan kecil hanya terjadi ketika awal-awal pembelian, karena harddisk badsector dan mengharuskan saya ke mangga dua, turun di statsiun kampung bandan untuk melakukan penggantian part diservice center langsung karena masih masa garansi, selebihnya laptop sangat jawara sekali.


Jujur, dengan segala keterbatasan yang ada, laptop ini tetap menjadi pilihan idaman, karena saya tidak punya perangkat lain untuk tetap bisa menjalankan hobby sekaligus usaha, hingga dibeberapa bulan terakhir, laptop ini sering crash & berujung mati setiap kali saya ada kebutuhan mendesak.


bongkar+bersih-bersih dan ganti thermal paste setelah sering crash dan mati


Saya sangat maklum sekali dengan keadaan laptop saya mengingat usianya yang sudah senja, namun masih tetap berjuang. Beberapa hal dan alasan pribadi, kenapa akhirnya memutuskan beli komputer adalah :

  • Crash dan mati ketika sedang dioperasikan
    ini mah aslinya membuat emosi, tapi rasa maklum saya cukup besar terhadap laptop ini 😢😢
  • Panas berlebih, biasanya akan berakhir hang
    ditahun-tahun sebelum pandemi, saya cukup lumayan sering membuat tutorial video melalui channel youtube saya (youtube/didenkuswendi), walaupun seadanya karena keterbatasan saat proses editing dan render, alhamdulillah banyak subscriber tertarik dengan isinya, walaupun kadang ada yang memaki.. haha.. apa yang kalian harapkan dari content creator yang menggunakan laptop tua dari seorang introvert yang tidak mengerti dunia multimedia? 🀣🀣
  • klik kanan bawaan touchpad & keyboard fisik sebagian tidak beroperasi
    ini tidak bermasalah karena dibantu keyboard & mouse external walaupun meja jadi penuh dengan fisik mereka.
  • Saya "anak komputer", tapi ga punya komputer
    laptop pan komputer juga pak? eits, bagi saya laptop dan komputer desktop mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda. Rasanya tidak lengkap jika tidak punya keduanya. 
    jadi kalau suatu saat, laptop sudah full tidak bisa digunakan, mungkin saya akan kepikiran beli laptop lagi kalau kondisi pekerjaannya menuntut saya mobile.
  • Laptop existing sudah tua & sudah balik modal 
    14tahun untuk usia produk teknologi, jelas ini sudah jompo sekali, tapii saya berani jamin bahwa laptop saya yang tua ini masih update system terbaru, karena sering upgrade OS beserta aplikasinya. semua OS windows pernah dijalani, beberapa OS linux pun sudah, bahkan OS yang sekarang digunakanpun sudah windows 11 versi terbaru, tentunya dibantu upgrade dr sisi ram yang sudah maksimal di 8Giga, dan SSD untuk systemnya, selain itu jika dihitung aktual uang yang dihasilkan dari laptop ini, sudah cukup menutup dan bahkan lebih dari harga beli laptop ini.

kondisi terahir ketika mengerjakan project dari salah satu perusahaan
kondisi terahir ketika mengerjakan project dari salah satu perusahaan
pakai pendingin dari dinamo bekas printer diatas botol soffel, hasilnya tetep crash & mati 🀣🀣


Riset hingga berbulan-bulan untuk dapat memutuskan beli atau tidak :

  • Bolak-balik bertanya kepada rekan kerja yang memang mengerti sekali tentang hardware komputer, agar mengetahui tentang perkembangan hardware komputer saat ini
  • Bertanya ke rekan kerja yang awam tentang dunia komputer agar bisa melihat sudut pandang pengguna dan apa yang kurang dari komputer yang mereka gunakan (user experience)
  • Keluar masuk e-commerce membandingkan harga antar jenis komputer, baik built-up dan rakitan
  • Bertanya ke diri sendiri, terkait dengan kebutuhan dasar dan ekpektasi kebutuhan kedepannya, minimal mungkin hingga 10tahun kedepan agar nilai yang dikeluarkan bisa disesuaikan.
  • Bertanya secara tidak langsung ke lingkungan keluarga, salah satunya terkait dengan ruangan (tersedia,aman,nyaman) dan listrik yang pasti perlu extra budget karena komputer salah perangkat elektronika yang sensitif terhadap tegangan listrik. btw.. saya punya pengalaman terkait listrik.. gaass artikelnya disini.

Dengan pertimbangan banyak hal, waktu itu sempat ingin beli komputer built-up pabrikan second yang harganya tidak terlalu mahal dan dari spec cukup untuk kebutuhan saya, namun keputusan tersebut saya urungkan setelah membaca review dari beberapa blog dan bertanya langsung ke rekan-rekan it.


kondisi komputer built-up rata-rata RAM nya sudah cukup memenuhi kebutuhan namun untuk VGA masih perlu ditambah mengingat saya ada kebutuhan render video dan sesekali render hasil dari software 3d design.


Yang unik dan membuat saya mengurungkan diri dalam membeli komputer built-up adalah terdapat slot VGA namun tidak semua jenis komputer built-up slot VGA nya tersebut bisa digunakan untuk menambah VGA, hanya jenis-jenis komputer built-up tertentu saja yang bisa.


katanya sih dari pabrikan motherboard memang default ada slot VGA tambahan, namun fungsinya dimatikan/tidak difungsikan ketika motherboard tersebut dijadikan sebuah komputer utuh oleh sebuah brand.


Sehingga saya tidak bisa memastikan apakah kalau saya membeli komputer second built-up slot VGA nya bisa digunakan atau tidak, karena saya tidak mengetahui brand dan jenis apa yang slot VGA nya bisa digunakan.


Kan bisa bertanya ke seller-nya bang?

saya sangat mengerti sekali tugas penjual adalah menjual barangnya sebanyak mungkin, dengan sebagian besar akan selalu mengiyakan kebutuhan saya tanpa mengetahui spec sebenarnya dari produk yang dijual, hanya sebagian kecil penjual yang mau menolak dan mengalihkan ke produk lain jika spec yang saya butuhkan tidak tersedia.

Jadi daripada waktu saya dihabiskan untuk mencari seller yang sesuai, lebih baik saya berfokus pada produk apa yang sesuai dengan kebutuhan saya.

Akhirnya saya memutuskan untuk memilih komputer rakitan, dengan beberapa keunggulan yang menurut saya ini sesuai kebutuhan saya :

1. Processor : dari awal niatan beli komputer desktop, hal ini adalah salah satu fokus karena pilihan processor akan ikut menentukan RAM, VGA, Motherboard. Diawal sempat mencari cari dari jenis intel, namun dari berbagai review banyak yang mengunggulkan processor AMD jika kebutuhannya terkait dengan grafis, dengan harga yang sama dengan intel tapi dengan kemampuan diatasnya, akhirnya saya pilih Processor AMD Ryzen 5 5600G 6 Core, 3.9GHz, atau jika disetarakan dengan intel kurang lebih Core i5 gen 10 : sumber ==> https://versus.com/id/amd-ryzen-5-5600g-vs-intel-core-i5-10400


2. VGA : masih berkaitan dengan processor, processor yang saya salah pilih juga sudah terdapat (tertanam) VGA IGPU Radeon series dan bahkan up to 2GB jika dirasa kurang, namun setelah beberapa kali coba untuk render video high res, dan render design gambar dengan resolusi segambreng, rasanya saya belum butuh VGA external 😍 , ini aja udah cukup mumpuni untuk kebutuhan saya, sehingga sudah sesuai sekali dengan kebutuhan saya.

3. RAM : masih bersinggungan dengan jenis processor, untuk jenis tersebut support DDR4, ya walaupun bukan jenis terbaru, tapi menurut saya agak sedikit overspec kalau saya yang menggunakan diatasnya, dengan 2 slot RAM, langsung saja tancep dengan 2 RAM dengan masing-masing kapasitas 8Gb, jadi total 16Gb untuk RAM nya.

4. Motherboard : tentunya part-part diatas akan berjalan diatas papan sirkuit, yang harus support semua ya, dari asus A320M salah satu pilihannya

5. SSD + HDD : karena bepengalaman dengan laptop sebelumnya yang menggunakan SSD untuk systemnya sudah cukup kencang, walaupun sudah ada teknologi NVME namun harganya masih wow,.. hehe.. yo wis, SSD sudah lebih dari cukup dengan kapasitas 240Gb, sedangkan untuk kebutuhan penyimpanan file film-film kesayangan One Piece, sepertinya cukup disimpan di HDD dengan kapasitas 500Gb

6. Monitor : yang pasti saya butuh layar yang gede, supaya ga ngantuk kalau ngoding atau ga deketin kepala ke layar kalo lagi geser-geser timeline layer editor video, nonton mbak-mbak drakor yang cantik ga perlu nyipitin mata 🀣. Ideal untuk saya mungkin sekitar 24 Inchi.

selebihnya part tambahan seperti : 
  • casing gaming +fan 
  • power supply yang punya range 300-500watt
  • wifi receiver, bluetooh receiver/transmitter karena yang saya tahu tidak include dalam part apapun
  • mouse + pad,  keyboard RGB supaya ala-ala gamers, padahal maennya masih suka othello atau snake 🀣

Tapi

ternyata yang saya butuhkan semuanya memang bisa disupport dengan cara dirakit. Yang jadi permasalahan adalah saya belum punya pengalaman dalam hal merakit komputer, walapun sering bongkar pasang part-part laptop, tapi pasti berbeda sekali karena yang dibongkar pasang adalah laptop yang menuju akhir hayat atau siap mati (walau aktualnya sampai artikel ini dibuat, laptonya hidup "lagi" dengan "normal" πŸ˜… ), sehingga tidak ada tekanan berlebih kalau saya gagal dalam bongkar pasang.


Terlebih saya ada keraguan jika membeli part-part terpisah, selain bisa jadi harganya lebih mahal karena ongkos kirim atau biaya yang saya keluarkan kalau bolak balik beda toko, bisa jadi antar part tidak kompatibel juga.


Sempat merenung dan cari-cari referensi dari beberapa e-commerce, akhirnya diputuskanlah membeli komputer rakitan by request online, hingga dapat salah satu seller dan deal dengan harga Rp. 5.265.000, secara pribadi harganya diatas ekspektasi base on part diatas namun dengan pertimbangan bahwa ada biaya layanan, rakit professional dengan cable management, testing part, instalasi OS+games, garansi rakitan, dll. akhirnya deal dengan 1 set full pc rakitan dengan part-part baru sesuai spec yang saya inginkan + Monitor second (terkait budget.. hehehe) dari dell 24 Inchi IPS


.
PoV bapaknya : belum apa-apa udah dikudeta sama bocil nih πŸ˜‚


Apa yang kurang ya?

Speaker : ini tidak krusial tapi gimana ya, saya lupa memasukkan speaker sebagai salah satu part yang perlu ada,, haha.. karena saya terbiasa dengan pembelian laptop yang sudah include termasuk speaker.

Bluetooth : diatas sudah disenggol, tapi saya lupa sampaikan ke seller, bluetooth ini tidak terlalu krusial sebenarnya namun beberapa kali terkait perpindahan data dengan mobile phone, sangat rumit kalau pakai kabel.

Mic : niatnya mau buat video dengan dubbing langsung dari suara saya yang sangat sexy ini 🀣 , tapi ternyata memerlukan part tambahan.


Pengalaman Pasang Stabilizer Toyosaki 5000 VA Untuk Rumah

Pengalaman Pasang Stabilizer Toyosaki 5000 VA Untuk Rumah

Dibulan 10 tahun 2023 ini, jadi bulan dengan pengeluaran yang paling wow, salah satu penyebabnya adalah karena pompa air. Sebenernya ini adalah masalah klasik yang sudah terjadi bertahun-tahun, karena akar masalahnya bukan pada pompa air atau sumber airnya, tapi pada listriknya. 😢


Kalau teman-teman perhatikan, setiap alat elektronika pasti akan selalu mencantumkan tegangan yang dibutuhkan untuk bisa alat elektronika tersebut berjalan dengan normal, tepatnya untuk standar di indonesia sendiri berada disekitaran 220 Volt.


Namun, apa jadinya jika tegangan yang dialirkan ke rumah rekan-rekan dibawah 220 volt?
jika rekan-rekan perhatikan, seperti lampu misalnya, pasti akan meredup atau bahkan spaneng. atau jika alat elektronika tersebut terdapat motor untuk dapat beroperasi seperti kulkas atau AC, pasti kulkas/AC tersebut akan kesulitan untuk dingin.

Pun begitu dengan pompa air yang sempat saya singgung diawal. Sebagai informasi, saya menggunakan pompa jetpump 500watt untuk kebutuhan air sehari-sehari. Diawal awal saya sendiri belum sadar apa yang menyebabkan air dari pompa ini cukup kecil, hingga akhirnya saya coba cek tegangan listrik menggunakan multitester, hasilnya sangat luar biasa jeleknya.


Bayangkan jika standar elektronika mematok standar 220 volt, namun listrik dirumah naik turun dan sangat jarang sekali menyentuh angka 220 volt. Jika saya rata-ratakan mungkin tegangan ada disekitar 180 Volt saja, bahkan ketika malam, sering sekali menyentuh 170an dan tidak jarang hingga 160 volt, apesnya pernah 140 yang pasti ini akan merusak alat-alat elektronika jika dipaksakan.


Berangkat dari sini, beberapa tahun lalu akhirnya saya memutuskan membeli sebuah stabilizer dengan system relay dengan harga sekitar 800ribuan (saya lupa angka pastinya) dengan kapasitas 2000 VA dari prolink dengan bermodalkan ilmu kelistrikan yang sangat minim.


Namun tidak lama (saya lupa mungkin dibawah 1.5th), papan sirkuit terbakar karena tidak sanggup menghadapi jetpump featuring listrik yang ada. sempat cari-cari sparepart papan sirkuit, namun tidak ada yang jual, hingga akhirnya saya menelepon perusahaan penyedianya dan disepakati untuk membeli part yang saya inginkan seharga 300ribu rupiah, tidak lebih dari 6bulan, akhirnya terbakar lagi hingga akhirnya saya menyerah karena kalau harus beli part yang sama untuk yang kedua kalinya, sudah hampir setara 1 unit baru. 😏


Berbulan-bulan saya menghadapi listrik jelek ini dengan menggunakan LED voltmeter dengan cara memantau tegangan listrik, minimal listrik 200 Volt, baru saya berani menghidupkan pompa air hingga butuh berjam-jam untuk mengisi 500liter air dengan konsumsi listrik yang super boros.




Hingga akhirnya bertemulah titik dimana listrik beberapa hari sulit sekali mencapai 200, bahkan jika saya perhatikan berada diangka 170an volt saja, alhasil saya coba paksakan ketika listrik sesekali mencapai 190 volt, dengan kondisi ketika pompa start, tegangan langsung anjlok ke angka 170an. Air yang dihasilkan hanya sebesar buntut tikus, karena kepepet saya paksakan hingga air tidak keluar lagi karena putaran pompa semakin lemah. πŸ₯΄



Stok air di torrent sangat sedikit, hanya cukup untuk wudhu dan aktifitas toilet. dan walhasil saya tidak mandi 2 hari. 1 hari saya ambil cuti karena saya tidak mungkin berangkat kerja dalam keadaan tidak mandi, dan 1 hari lagi saya ngoprek dan nunggu listrik bagus untuk menghidupkan pompa.

Menyerahlah saya kalau harus melototin πŸ‘️πŸ‘️ LED voltmeter berhari-hari demi bertemu listrik yang layak untuk menghidupkan pompa, ditengah kebingungan saya coba untuk browsing-browsing apa yang salah dengan stabilizer sebelumnya hingga 2kali terbakar.

Dibeberapa artikel yang saya baca, ternyata ada hal kritis yang saya lewatkan yaitu penggunaan baiknya jangan lebih dari 60% kapasitas stabilizer, karena selain kapasitas yang tertulis bisa jadi lebih rendah, ada faktor lain dari perangkat elektronikanya, misal : jika bearing pada pompa air sudah tidak cukup baik, ini biasanya sedikit banyaknya akan menghambat putaran yang tentunya akan berpengaruh terhadap konsumsi listrik.

Akhirya dengan hitung-hitungan sederhana dan pertimbangan kinerja stabilizer akan cukup berat, dipilihlah stabilizer dengan kapasitas 5000 VA dengan system servo (dinamo) karena mengingat system relay yang membuat saya kapok.

Dari berbagai artikel review, saya terpikat dengan merk Toyosaki yang mengunggulkan dinamo servo dan gulungan tembaga/spull yang kuat dan tahan panas, walaupun indikator ampere dan  output tegangan masih menggunakan system analog alias jarum, tapi ini tidak menjadikan halangan untuk saya pilih.

Akhirya beli online dengan harga sekitar 2,3juta, 2 hari kemudian paket segeda gaban sampai rumah, dengan berat yang saya sendiri tidak kuat angkat dalam waktu 10 detik. Sempat timbang stabilizer  untuk kebutuhan membeli siku nantinya, yaitu sekitar 21 kg.

Iseng membuka bagian cover stabilizer untuk memvalidasi spull yang katanya kuat, ketika dilihat ternyata memang cukup meyakinkan, saya  belum melihat spull setebal itu, stabilizer sebelumnya jauh sekali bedanya, bahkan jetpump juga kalah ukuran kawat tembaganya, sayangnya saya lupa foto, hanya ada foto ketika saya test tegangan output dari stabilizer sebelum fix dipasang



Ditengah kesibukan kerja, coba cari cari referensi skema pemasangan stabilizer, akhirnya dipilihlah pemasangan sebelum MCB. yaitu :

Meteran listrik ==> Stabilizer ==> MCB ==> Beban (elektronika)

 

karena sesuai kebutuhan, yaitu mengcover seisi rumah & juga karena saya ada niatan untuk membeli PC juga (fyi : saya membuat artikel ini menggunakan PC baru dengan kondisi listrik super stabil.. hahaha 🀣🀣).

seperti rumah pada umumnya, MCB rata-rata ada diatas, dan kabel antara meteran ke MCB pasti tidak panjang, maka stabilizer berarti harus dekat MCB agar tidak terlalu banyak sambungan, PR berikutnya adalah membeli siku yang sanggup menahan beban 21 kg, tentu kalau hanya siku yang dijual matrial, pasti tidak kuat, akhirnya pakai siku yang biasa dipakai blower AC dengan paket baut tanam.



Hari libur tiba, akhirnya saya eksekusi pemasangan dengan pengalaman teknik yang sangat minim. Ukur-ukur dan angkat stabilizer dengan gagah berani πŸ’ͺπŸ’ͺ sambil setelahnya berasa mau pingsan πŸ’€dan akhirnya terpasanglah stabilizer yang cantik ini.



Sebagai perangkat tambahan, saya pasang kembali LED voltmeter sebelumnya agar tidak mubazir dan memang saya butuh juga, karena jarum stabilizernya cukup lumayan kecil untuk saya yang matanya sudah minus πŸ€“. Angka yang tertera pada LED voltmeter adalah 220 volt, ada bagian digital yang tidak nampak karena memang termakan usia.

setelah rumah dialiri listrik sesuai spesifikasi elektronika, sangat berbeda sekali rasanya. misal : 

  • lampu menjadi lebih terang πŸ’‘
  • kipas angin berputar dengan semangat 😍
  • kulkas sudah tidak bergidig karena tegangan turun dan lebih cepat dingin
  • dan yang pasti jetpump putarannya sangat halus dan kencang, yang efeknya debit air kembali ke seharusnya. πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️

Beberapa catatan yang mungkin saya bisa sampaikan :

  • ketika listrik anjlok turun dalam waktu tiba-tiba, stabilizer akan mengeluarkan suara berbeda dari biasanya, tidak keras tapi cukup terdengar, ini mungkin karena putaran servo yang berusaha menambal defisit tegangan
  • Pun dengan penggunaan listrik yang menyerap ampere besar, stabilizer akan berusahan menambal defisit tegangan yang tiba-tiba turun karenanya
  • Dalam keadaan listrik stabil (tidak naik turun) namun dibawah 220, stabilizer hampir tidak mengeluarkan sama sekali suara ketika menambal tegangan.
  • Jika suhu dalam stabilizer menyentuh angka tertentu, kipas pendingin akan hidup dan otomatis mati jika suhu telah turun, kalau tidak salah dimanual book, batasan suhu 50 derajat, cmiiw.
  • Koneksi listrik menggunakan MCB antara sumber listrik dengan alat elektronik yang memakan daya besar, agar terhindar konsleting, walapun dalam hal ini stabilizer/rumah sudah dilengkapi perlindungan MCB. contoh : untuk start/stop jetpump saya menggunakan MCB, agar ketika terjadi konsleting pada jetpump (krn sudah tua juga), tidak membuat MCB utama rumah turun yang mempengaruhi seisi rumah.
  • Tegangan terendah yang saya terima dari stabilizer adalah 210 Volt, dan biasanya ini terjadi karena listrik sedang turun jauh dan hampir mendekati limit range terendah (160 volt, cmiiw saya lupa.. hehe, bisa baca di spec product), dengan kondisi stabilizer mengeluarkan suara khas servo dan hanya dalam waktu tidak lama sampai input listrik menjauh dari limit terendah.

Untuk rekan-rekan yang ingin beli bisa melipir tokopedia melalui link berikut ya, tentunya link tersebut memang benar sudah saya riset, lakukan pembelian, pemasangan produk dirumah dan review asli di blog ini. (btw : link dibawah affiliate saya πŸ€“)

BOT WhatsApp Web - Menggunakan Local Database SQLite

BOT WhatsApp Web - Menggunakan Local Database SQLite

Halo, sudah lama sekali ingin sharing terkait dengan BOT Whatsapp web ini, tapi memang karena belum tersedia banyak waktu gabut untuk update, jadi baru sempat sekarang untuk sharing. πŸ˜…


Target artikel ini sih pengennya bisa selalu diupdate, kalaupun ternyata belum bisa mohon bantuan colek ya, karena bisa jadi saya digulung coding yang lain.. haha.. 😁

Cara Penggunaan :

  1. Pastikan telah menginstall nodejs windows 32 bit atau 64bit
  2. Download & Extract project (link ada dibawah artikel)
  3. Buka Commandprompt pada folder extract
  4. Jalankan perintah "npm install" untuk menginstall semua library yang dibutuhkan
  5. Jalankan perintah npm start untuk mulai membuka BOT Whatsapp
  6. Untuk pertama kali, silahkan scan QRCode yang terbuka pada browser chromium
  7. BOT standby untuk menerima perintah

Dalam artikel ini ada beberapa point keyword yang akan saya bahas, diantaranya adalah :

  • Membuat bot whatsapp autorespon
  • Menyimpan semua chat whatsapp yang masuk
  • Menggunakan SQLite untuk menyimpan chat whatsapp
  • Menyimpan attachment dari whatsapp web via nodejs

Timeline proses pembuatan :



Tanggal 15 September 2023

==> Membuat BOT whatsapp dari bahasa pemrograman javascript (nodejs) dengan library dari whatsapp-web.js
==> Membuat database chat menggunakan SQLite
==> Membuat fungsi insertchat untuk semua pesan whatsapp yang masuk menggunakan library sqlite3






Tanggal 20 September 2023

==> Membuat tabel instruksi, tabel ini berfungsi sebagai wadah instruksi apa saja yang didukung. jadi ketika ada pesan masuk, whatsapp bot akan memfilter mana pesan yang mengandung instruksi atau bukan, jika iya maka response pesan tersebut.


==> Menangkap attachment yang dikirim via whatsapp bot dan simpan dalam folder attachment. dalam hal ini, format file dibatasi menjadi beberapa, yaitu formal .xlsx, .pdf, .jpeg dan .webp (sticker file) jika diluar format tersebut, aplikasi akan menyimpannya dengan ekstensi .unknown.



FYI : dibatasi menjadi 4 format karena hampir tak terhingga jenis file yang bisa dikirim via whatsapp, jadi saya belum bisa menentukan format yg pas, dan juga terkait dengan keamanan (worry file virus yang dikirim)

Extracting Data Dari Marketplace Kreator - affiliate.tiktok.com |  Akhirnya Pakai Puppeteer Core

Extracting Data Dari Marketplace Kreator - affiliate.tiktok.com | Akhirnya Pakai Puppeteer Core

Melanjutkan bercerita , sambil menikmati hidung mampet sebelah.πŸ˜–
Hari ini saya coba share pengalaman terkait dengan extracting data atau rekan-rekan biasa menyebutnya dengan web scraping, namun jika pada artikel sebelumnya disini saya menggali data dengan bantuan axios, kali ini karena situs yang dikehendaki client berbeda dan cenderung lebih rumit dengan berbagai barrier, jadi saya menggunakan teknik lain.


Situs yang dijadikan tempat menambangnya adalah situs resmi e-commerce tiktok, bukan produk jual beli biasa namun marketplace untuk para content creator.


Jadi didalam situs ini kita bisa melihat berbagai macam data analisa terkait dengan content creator, tampilannya mirip dengan kalodata.com, namun kalau ini lebih terperinci ke konten creator. Contoh data yang disediakan adalah :

  • Jumlah follower 
  • Rata-rata tayangan video 
  • GMV atau GPM atau akumulasi nilai pembelian dari pengguna tiktok
  • Profile content creator hingga agensi yang menaungi mereka

Dengan melihat point-point penting ini, kita sudah bisa simpulkan bahwa data ini sangat berguna sekali untuk pegiat bisnis yang mau hire/endorse para content creator.


Contoh penggunaan :
Saya ingin dicarikan data content creator dengan audiens rata-rata diatas 70% wanita dengan jumlah follower minimal 10rbu tapi yang bersangkutan belum banyak mendapat endorse (produk yang dijual masih sedikit) dan ybs. juga belum dinaungi secara professional oleh agensi, dengan kontak yang bisa dihubungi.


Jelas permintaan ini sangat spesifik dan unik sekali, jika hanya mengandalkan pencarian manual, tentunya ini akan memakan banyak waktu dan kurang efisien, kalaupun datanya sudah tersedia pasti akan rumit sekali untuk kita bisa mengeliminasi sesuai kebutuhan kita.


Nah terkait dengan project kali ini kurang lebih sama, data content creator ditarik sebanyak mungkin sesuai kriteria dan digabungkan dengan profile yang ada, data raw inilah yang nanti akan dijadikan bahan analisa oleh tim marketing research atau yang sejenisnya.


Lagi-lagi, karena memang setiap situs belum bisa mengcover semua kebutuhan yang kadang unik dari pegiat bisnis, disinilah peran saya sebagai pegiat data automation.


Namun karena ini berasal dari domain situs kelas dunia, pasti banyak barrier yang akhirnya memakai cara yang dulu pernah saya uji coba, namun belum pernah diterapkan secara professional. πŸ‘€


Tantangan yang ada, jelas adalah proses login, karena kita dihadapkan dengan OTP setiap kali login, dan captcha. Selain itu kalaupun kita sudah masuk dalam system situs affiliator tiktok ini, kita dihadapkan dengan banyak key dan token untuk setiap request API yang ada.


Bahkan sempat cek salah satu request API, payloadnya segambreng yang jelas ini ngga banget kalau kita harus ngulik ini satu-satu, habis waktu untuk ngulik ini sedangkan project tetap harus berjalan sesuai target. πŸ˜‚πŸ˜‚

Akhirnya dengan kondisi yang cukup rumit saya menggunakan puppeteer core. Bagi yang belum tau, puppeteer yang sering saya bahas di akun Youtube saya adalah puppeteer dengan browser dafault adalah cromium, tidak dengan puppeteer core.


Jadi ia menggunakan browser default yang sudah terinstall dikomputer, dalam hal ini adalah browser chrome. Alasan sederhananya karena saya akan menggunakan profile existing dari client untuk menghindari OTP, captcha, dan cookie yang tertanam didalam profile chrome tersebut. Dengan cara ini kita sudah mem-bypass kondisi login dan seterusnya dan menggunakan fungsi puppeteer yang membaca per-element pada halaman web untuk melakukan request.


Cara ini juga jelas menghindari waktu belajar terkait dengan data payload setiap kali request. selebihnya biarkan javascript yang bekerja keras untuk mengambil data sesuai kebutuhan client.


Tidak ada preview atau tampilan pada project kali ini, karena semua base on script, namun untuk membundling kerumitan script, biasanya saya menggunakan single file bat. Jadi client hanya tinggal double klik dan system akan take-over browser yang ada.


terlihat ada folder components, tempat saya menyembunyikan kerumitan, file yang disensor adalah file bat, file excel adalah output ketika aplikasi dengan sempurna berjalan, pdf ini adalah tutor sederhana cara penggunaannya, dan yang terakhir adalah file notepad tempat saya menyimpan nama profile chrome.

Web Scraping Kalodata.com - Data Tersedia Public Tapi Tidak Saling Terhubung

Web Scraping Kalodata.com - Data Tersedia Public Tapi Tidak Saling Terhubung

Bebarapa waktu kemarin sempat dapat tugas (dibaca : project) untuk dapat melakukan otomasi pada salah satu situs yang terkorelasi dengan tiktok, yaitu kalodata.com, sepintas jika dilihat, situs ini bergerak pada bidang analisa e-commerce yang berfokus pada aplikasi media sosial tiktok.


Tentunya dengan semakin tingginya penggunaan tiktok di indonesia, juga semakin memperkaya data yang tersedia yang ada di platform tersebut, maka hadirlah situs kalodata.com untuk mempermudah analisa bisnis yang bisa digunakan oleh para pelaku bisnis.


Saya sendiri tidak tahu apakah kalodata.com ini adalah anak perusahaan dari bytedance yang menaungi tiktok juga atau tidak, yang pasti didalam situs tersebut kita bisa mendapatkan informasi langsung yang sangat akurat yang terkait dengan tiktok.


Beberapa data luar biasa yang disediakan adalah :

  • Informasi terkait top seller tiktok
  • Informasi terkait para top kreator tiktok
  • Informasi produk yang dijual di tiktok
  • Informasi livestream yang dilakukan di tiktok
  • Informasi video yang sedang trend di tiktok


Tentunya dengan segudang data yang disajikan ini, bisa menjadi insight bagi para pegiat bisnis di tiktok. Informasi yang disediakan juga gratis jika kamu sudah melakukan pendaftarn akun disitus tersebut dan trial selama 7hari dengan limit batas maximal 10kali pencarian perhari.

Yaps, model bisnis mereka adalah dengan memainkan limitasi data, tentunya jika kamu butuh data yang lebih banyak, tidak cukup bukan hanya melakukan 10 pencarian?

Setelah mempelajari sana sini terkait dengan fitur yang ada, saya masih melihat terputusnya antar informasi yang ada, sehingga mau tidak mau dengan hanya limit 10kali perhari pencarian dan sedang mengkoneksikan antar data, ditengah perjalanan saya harus melamun menunggu besok karena limit sudah terpenuhi.. πŸ‘½

ternyata masalah ini juga ditemukan oleh pegiat bisnis yang menggunakan situs kalodata.com untuk analisa, bahkan dengan kondisi akun berbayar.

saya tidak tahu persis fitur apa yang dibatasi walaupun akun sudah berbayar, karena akun berbayar sendiri ada berbagai macam jenisnya

jika dilihat dari rincian akun berbayar, saya melihat fasilitas reporting hanya ada pada akun berbayar tertinggi, dan sepertinya report tersebut juga terbatas yang belum tentu sesuai keinginan pelaku bisnis, yang artinya jika ingin report custom, pelaku bisni harus mengkoneksikan ulang antar data dan ini jadi mematahkan kemudahan yang diberikan oleh akun dengan biaya tertinggi.

maka jika report custom adalah kebutuhannya, saya rasa akun basic saja sudah cukup dan ini juga adalah tugas yang saya terima waktu itu, yaitu membuat database relasional berdasarkan data yang ada dan menghasilkan raw report custom.

secara awam :
saya ingin melihat data kompetitor saya (filter base on kategori produk mereka), mulai dari produk apa yang mereka jual secara siginifikan sehingga revenue mereka bisa tinggi, siapa konten kreator yang ikut andil dalam penjualan mereka (dibaca : profile konten kreator hingga agensi mereka), atau kesempatan bisnis product apa yang mungkin bisa diambil yang belum banyak diambil oleh kompetitor, atau siapa konten kreator dengan angagement tertinggi namun belum banyak dipakai kompetitor.

sehingga jika kita simpulkan pertanyaan-pertanyan ini, harusnya kita bisa gali lebih dalam dengan menggabungkan semua fitur yang ada di kalodata.com menjadi sebuah database dan melakuan relasi antar data.


disinilah kita bisa berkreasi sebagai pegiat otomasi data, karena hampir tidak mungkin kalau kita klak klik data manual satu-satu dan menggabungkannya dengan tanpa id (fyi : nama bisnis/produk/koten kreator bisa saja sama, maka kita memerlukan id).


sebagai bahan referensi, saya menggunakan axios untuk bypass cookie, menggunakan boostrap sebagai tampilan karena saya sangat minim sekali terkait seni/design πŸ‘€ (liat aja deh dibawah, meskipun sudah dibantu boostrap, tetep kaku banget.. haha πŸ˜‚ tapi yang penting fungsi kan? 😁), datatables untuk memudahkan download/preview data dalam bentuk tabel, manajemen database menggunakan SQLite, dan tentunya bahasa JavasScript sebagai pegangan dalam bercoding untuk membangun itu semua πŸ‘»πŸ‘»

tentunya tombol-tombol yang ada dan data yang ditampilkan disesuaikan oleh permintaan user, semakin banyak fungsi yang dibutuhkan, tentunya saya semakin sering garuk-garuk kepala... hahaha πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»


kalau kamu merasa terbantu dengan artikel ini, yuk traktir penulis, agar lebih semangat sharing berbagai hal di blog ini ^_^
via link berikut ya :

Kamu juga bisa request custom aplikasi dan otomasi data dengan memberikan rinci fitur apa yang kamu inginkan dengan mulai harga Rp. 50.000,- segera klik link ini ya :
Aplikasi Iseng Yang Ternyata Dibutuhkan Orang Lain

Aplikasi Iseng Yang Ternyata Dibutuhkan Orang Lain

Diminggu ini saya bersemangat belajar kembali bahasa pemrograman yang sudah lama saya tinggalkan, karena memang 3 tahun belakang ini sedang asyik sekali dengan dunia javascript, khususnya nodejs sehingga sedikit melupakan bahasa-bahasa pemrograman lain yang sempat meramaikan malam-malam saya ketika gabut.

Semangat ini terpicu karena memang ada salah satu orang yang menurut saya, tidak muda lagi namun masih sangat semangat belajar bahasa pemrograman yang sudah saya tinggalkan ini, jadi bahasa pemrograman yang dimaksud adalah Visual Basic.

Dulu, lebih dari 10tahun yang lalu awal mula saya terjun kedunia visual basic adalah karena merasa bahwa ini adalah bahasa pemrogaraman yang cukup mudah dan masih tinggi demandnya dikalangan mahasiswa, tapi secara pribadi kala itu alasannya adalah diantara bahasa pemrograman yang pada waktu itu dipelajari :

  • Borland C++
    Jujur saya merasa salah masuk jurusan ketika diawal semester harus bertemu dengan bahasa pemrograman ini, selain karena tampilan seperti terminal command prompt yang hitam putih, tapi juga belum tau ini penerapannya akan kemana si hitam putih ini.
  • Borland Delphi
    Karena memang pada waktu belajar ini saya sebagai assisten laboratorium, jadi cukup lumayan kenyang menerima pertanyaan dari mahasiswa lain dan merasa kok kaya ada yang aneh ya dengan debuggernya delphi ini, terkadang menemukan bug yang saya sendiri bingung menghadapinya, namun ketika di restart & re-running bug tersebut hilang.. nah? kadang Sensitive case juga pada waktu itu cukup membuat rumit, karena code editornya pada waktu itu belum bisa mengkoreksi jika ada 1 sintaks yang salah dalam penulisannya.
  • Java NetBeans
    Waktu itu yang membuat sedikit malas adalah sebelum terjun ke GUI nya, diajarkan membuat GUI full sintaks, gila sih ini, buat tombol 1 aja bisa lama banget, walaupun hasilnya cukup custom karena dibuat secara manual. namun karena metode belajarnya yang kurang tepat untuk saya, yang butuh bahasa pemrograman yang endingnya kemana, bisa apa aja & praktik pada core nya, jadi saya kurang tertarik, padahal si java ini masiih tinggi sekali demandnya hingga saat ini dan bisa memenuhi kebutuhan pada waktu itu.
  • PHP
    bahasa pemrograman web sejuta umat ini ngebuat saya ilfill karena code editor pada waktu itu tidak secanggih visual code hari ini, jadi pada waktu diajarkan via code editor : PHP Coder, nah si PHP Coder ini mirip notepad dengan sedikit warna dan tanpa autotype. kebanyang dong, belajar web programing pakai ini, apalagi pasti sepaket dengan HTML, CSS, Javascript ketika ada 1 sintaks php kurang titik koma (;), selayar ga nampil semua dan harus bacain script dari atas kebawah buat nyari kutu.
  • Visual Basic 6
    ini adalah bahasa pemrograman yang membuat saya semangat ngoding, karena dari sini saya banyak membuat aplikasi untuk mahasiswa lain, alias jadi joki.. haha.. sebenernya bahasa pemrograman ini sudah cukup lumayan jadul waktu itu, tapi karena demandnya masih tinggi dan mudah untuk didevelop, yowis, sikat ae.. 

Bahkan setelah lulus masih sempat beberapa kali membuat aplikasi berbasis visual basic, hingga akhirnya merasa tidak nyaman melihat IDE nya yang kotak-kotak dibanding dengan system operasi windows 7 waktu itu dan mencoba migrasi ke versi .NET yang cukup lumayan enak dipandang.


sempat membuat aplikasi inventory menggunakan VB.NET ini, namun sepulang kerja sudah tidak bisa lagi ngoprek karena kepala sudah nyut-nyutan jadi ditinggal sepotong, peninggalannya ada di artikel ini :


dan juga sempat develop juga aplikasi yang bersinggungan dengan pengalaman kesulitan ditempat kerja, yaitu saya butuh system reminder terkait dengan karyawan kontrak, sempat dishare cara penggunaannya diakun youtube saya  : https://youtu.be/NradsRc2RPg dan dibuatkan dokumentasi diblog ini juga di artikel :



setelah dipost dan terindex dengan baik di youtube dan google, ternyata aplikasi reminder karyawan selesai kontrak itu banyak mendapat banyak peminat untuk dikembangkan dan komentar positive, namun sayangnya saat itu saya tidak banyak merespon karena keterbatasan koneksi internet dan waktu. jadi saya hanya memantau saja aplikasi saya dari google drive yang banyak permintaan request untuk download.


termasuk orang yang saya ceritakan diawal yang saya tidak banyak respon,hingga suatu hari, mungkin karena kesal DM di media sosial sering diabaikan, ybs coba mengirim pesan via contact form yang terkoneksi dengan whatsapp pribadi saya.


Dilihat profilenya, mungkin usianya lebih senior dari saya namun semangatnya ini yang membuat saya bergerak, karena ybs juga ternyata punya minat yang sama dengan vb.NET jadi mungkin ybs. pantau saya via akun channel youtube hingga blog dari artikel lama, dan memberanikan diri untuk mengirim pesan secara pribadi untuk membeli source code aplikasi reminder pkwt sebagai referensi ybs. belajar.


Ybs. juga sempat bercerita sempat membuat aplikasi sederhana perpustakaan dari buku tutorial yang baru saja dibelinya dan mencoba menguhubungi beberapa programmer walaupun sempat diabaikan dan akhirnya menemukan saya walaupun diawal abai, akhirnya saya respon juga


Semangatnya yang luar biasa, akhirnya membuat saya bergerak lagi menghidupkan artikel program aplikasi reminder pkwt dan mencoba update fitur-fitur yang ada di aplikasi tersebut.


Aplikasi sederhana yang berawal dari kesulitan saya, dan coba saya selesaikan dengan cara saya sendiri, ternyata cukup banyak dibutuhkan oleh orang lain.Tidak penting didevelop menggunakan bahasa pemrograman apa, yang penting bisa menyelesaikan masalah yang ada.